Showing posts with label wisata budaya. Show all posts
Showing posts with label wisata budaya. Show all posts

Sunday, 9 February 2014

Flores Nusa Tenggara Timur, Pulau Dengan Sejuta Pesona Wisata

backpacker-wisata.blogspot.com

Pulau Flores yang ada propinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu pulau yang ada di Indonesia bagian timur. Pulau yang memiliki panjuang kurang lebih 14.300 Km ini ternyata banyak sekali menyimpan berbagai pesona yang dapat memikat para wisatawan datang berkunjung kesana. Pulau Flores seakan tidak akan pernah ada habisnya untuk dijelajahi.

Pulau Flores bersama dengan pulau lainya yaitu Pulau Fatar dan Pulau Alor merupakan deretan cincin gunung berapi yang ada di Indonesia. Karena itu wilayah yang ada disekitaran deretan pulau tersebut dinyatakan tidak stabil dan sering kali mengalami gempa. Deretan dari gunung berapi yang membentuk huruf V yang ada pada rangkaian pulau Flores dan sekitarnya benar-benar memamerkan kemegahanya yang seolah menanti untuk dijelajahi.

Dimana pada kaki gunung berapai tersebutlah berdiam berbagai suku. Termasuk suku-suku yang mewarisi budaya yang telah turun temurun sejak jaman batu. Mereka tersembunyi didalam belantara hutan yang menunggu kedatangan penjelajah mauapun wisatawan dan akan menyambut setiap pengunjung dengan ramah-tamah. Budaya yang telah ada sejak jaman nenek moyang seaakn terus terjaga dan dijunjung tinggi oleh suku-suku pedalaman yang tinggal dipulau Flores ini.

Salah satu tempat yang mungkin sering kita dengar tentang pulau Flores adalah Labuan Bajo. Labuan Bajo memang memiliki keindahan yang luar biasa, sehingga namanya sudah tidak lagi asing dikalangan para wisatawan yang sering berkunjung ke pulau Flores. Wisatawan yang datang ke Labuan Bajo pada umumnya juga akan mengunjungi pulau Rinca dan Pulau Komodo yang merupakan habitat asli dari kadal raksasa ini.

Disamping sekian banyaknya keunikan dan keindahan yang ada tersebut pulau Flores juga memiliki banyak pantai dengan hamparan pasir putih yang memikat. Bahkan ada pula pantai yang memiliki pasir yang unik dan berbeda dengan pasir pantai pada umumnya, yaitu berwarna pink. Selain keindahan pantainya, keindahan bawah laut yang ada disekitar pulau Flores Nusa Tenggara Timur ini juga menyimpan sejuta pesona untuk dinikmati.

Menyelam pada kedalaman laut yang ada disini akan mengantarkan anda untuk menemui keragaman biota laut yang mungkin tidak akan pernah bisa anda temukan ditempat lain. Anda akan dipertemukan dengan berbagai biota laut seperti lumba-lumba, duyung dan keindahan terumbu karang yangmasih sangat alami.

Friday, 7 February 2014

Berwisata Menengok Upacara Adat Reba dari Ngada Nusa Tenggara Timur


backpacker-wisata.blogspot.com

Selain berwisata untuk melihat keindahan suatu tempat maka tidak ada salahnya jika kita juga berwisata untuk mengetahui keunikan budaya suatau daerah. Salah satu wisata budaya yang ada di daerah Ngada Nusa Tenggara Timur adalah upacara adat Reba.
Tujuan dari pelaksanaan upacara tersebut adalah sebagai ungkapan rasa syukur serta penghormatan masyarakat Ngada terhadap jasa dari para leluhurnya. Selain sebagai ungkapan rasa syukur upacara ini juga memiliki tujuan sebagai bentuk evaluasi diri bagi masyarakat Ngada atas perjalanan hidup yang telah mereka lalui pad atahun yang sebelumnya.

Pada upacara ini para penduduk minta petuah atau petunjuk kepada tokoh agama maupun tokoh masyarakat agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik pada tahun berikutnya. Upacara adat reba ini biasanya diselenggarakan pada sekitar awal tahun atau pada bulan Januari mauoun Februari.
Yang menjadi tuan rumah dari upacara adat freba ini selalu dilakukan secara bergiliran. Tepat satu hari sebelum dilakukanya upacara akan diadakan acara pembukaan atau yang biasanya disebut su’I uwi. Pada malam diamana su’i uwi berlangsung maka akan diadakan acara makan dan minum bersama  atau yang biasanya disebut ka maki Reba.

Pada pagi harinya dimana upacara adat Reba berlangsung maka akan disajikan makanan bagi para tamu yang sudah siap disantap. Ubi adalah menu utama pada acara tersebut. Bagi warga Ngada Nusa Tenggara Timur ubi adalah makanan yang diagungkan.
Selama berlangsungnya upacara adat reba selalu diiringi oleh tari-tarian diaman para penarinya menggenggam sebuah pedang panjang dan tongkat yang berwarna-warni diaman pada ujung tongkat tersebut dihiasi dengan bulu kambing. Tarian tersebut juga diiringi dengan sebuah alat musik gesek dengan dawai tunggal yang terbuat dari labu hutan maupun tempurung kelapa.

Sebagai resonansinya maka alat musik tersebut diletakakan dalam wadah yang terbuat dari kulit kambing yang mana pada bagian tengahnya telah dilubangi. Untuk penggesek alat musik tersebut  diibuat dari sebuah bambu yang kemudian diikat dengan kain tenun yang dilapisi dengan lilin.