Tuesday, 25 September 2012

Garuda Wisnu Kencana Cultural Park Terbesar Di Bali Sebagi Pemikat Wisatawan

backpacker-wisata.blogspot.com
Bali memang cocok jika jika disebut sebagai pulau dewata, salah satunya karena adanya GWK atau Garuda Wisnu Kencana yang merupakan salah satu objek wisata yang dapat jadi pilihan kita jika berkunjung ke Bali untuk berwisata tau jalan-jalan. GWK atau Garuda Wisnu Kencana merupakan sebuah symbol dari adanya budaya bali yang kental terhadap agam Hindu.

Objek wisata GWK atau Garuda Wisnu Kencana ini terletak sekitar 25 km dari Denpasar. GWK atau Garuda Wisnu Kencana ini berada pada dataran tinggi yang berupa batu kapur padas yang terletak disekitar pesisir sebelah selatan pulau Bali. Luas lahan yang digunakan untuk membangun GWK atau Garuda Wisnu Kencana yang merupakan cultural park tidak kurang dari 250 hektar.
backpacker-wisata.blogspot.com

GWK atau Garuda Wisnu Kencana yang notabene sebagai cultural park tersebut diharapkan akan mampu merangkum semua kegiatan budaya yang ada di Bali. Para pengunjung atau wisatawan yang akan hadir nantinya akan disuguhi dengan kemegahan dan kekhusukan spiritual yang selama ini merupakan salah satu daya pemikat bagi para turis atau wisatan yang berkunjung ke Bali. Semua keindahan tersebut juga akan dipadukan dengan berbagai sentuhan modern dengan berbagai fasilitas pendukung dan system pelayanan yang bagus.

GWK atau Garuda Wisnu Kencana ini diharapkan akan mampu menjadi simbol atau ikon dari kebudayaan yang memiliki basis keseimbangan pada alam. Sebagaimana yang tertuang dalam konsep agama hindu atau tri murti dimana dewa wisnu merupakan dewa yang berperan menjaga dan memelihara keseimbangan alam. Sedangkan garuda yang merupakan kendaraan dari dewa wisnu memiliki symbol sebagai pengabdian yang tidak mengenal pamrih.
backpacker-wisata.blogspot.com

GWK atau Garuda Wisnu Kencana ini mulai dibangun pada sekitar tahun 1997, namun proyek pembangunan tempat wisata yang meruapakan taman budaya ini harus terhenti karena danya kendala biaya. Beberapa bagian yang telah selesai adalah patung dewa wisnu setengah badan, burung garuda yang merupakan kendaraan dewa wisnu serta tangan dari patung dewa wisnu. GWK atau Garuda Wisnu Kencana dibangun oleh Nyoman Nuarta.

Wednesday, 29 August 2012

Pura Besakih Bali, Pura Hindu Terbesar Di Bali

alt
Bila anda berencana untuk melakukan perjalanan wisata atau ingin liburan ke pulai Bali sebaiknya anda tidak melewatkan untuk singgah di Pura Besakih. Selain terkenal karena keindahan panorama pantainya, bali juga terkenal karena keunikan budayanya. Agmama Hindu yang mayoritas dianut oleh para penduduk Bali menjadikan bali memiliki banyak pura, diantaranya yang terkenal adalah Pura Besakih.

Pura ini terletak pada komplek pura yang berada pada desa Besakih, Kecamatan Rendang kabupaten Karangasem Bali. Pura ini begitu terkenal diantara para wisatawan asing yang singgah ke Bali. Pura Besakih terdiri dari sebuah Pura Pusat atau yang biasa disebut juga Pura Penataran Agung Besakih dan belasan pura pendamping yaitu sebuah Pura Basukian dan 17 pura lainya.

Konon menurut cerita bahwa di pura tersebut pertama kalinya diterima wahyu dari Tuhan oleh Hyang Resi Markendya yang dikatakan sebagai cikal bakal atau awal mula tersebarnya agama Hindu Dharma di Pulau Bali. Pura besakih merupakan pura yang menjadi pusat kegiatan dari pura lainya yang ada di seluruh Bali.

 Pura Penataran Agung merupakan pura yang terbesar yang ada pada komplek Pura Besakih tersebut. Pada pura penataran agung terdapat tiga buah arca yang merupakan simbol dari Tri Murti yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Syiwa. Pura Besakih tersebut telah masuk dalam daftar pengusulan situs warisan dunia sejak tahun 1995.

Berdasarkan hasil penelitian bangunan yang ada pada pura Besakih tersebut telah mengalami perkembangan sejak masa pra-Hindu dengan ditemukanya Menhir, Punden Berundak, Arca, yang selanjutnya berkembang menjadi meru, palinggih dan gedong sebagai hasil kebudayaan pada masa Hindu.

Pura Besakih yang terletak pada lereng Gunung Agung merupakan sebuah perlambang dari konsepsi yang mempercayai bahwa gunung tersebut merupakan istana Dewa tertinggi. Pada tahapan selanjutnya setiap kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Bali kebanyakan selalu dihubungkan dengan ajaran yang ada pada Hindu.